Mengirim dokumen melalui email atau WhatsApp
Tinjau PDF, penerima, dan pesan, lalu kirim sekarang atau jadwalkan pengiriman.
Siapkan dokumen dan kanal
Dokumen harus sudah tersimpan sebelum dikirim. Email memerlukan SMTP workspace yang siap, sedangkan WhatsApp memerlukan channel bisnis yang terhubung. Akun Anda juga harus memiliki izin pengiriman.
Lampiran PDF dibuat dari data dokumen tersimpan. Simpan perubahan editor terlebih dahulu agar PDF sesuai dengan versi yang ingin Anda bagikan.
Periksa penerima, pesan, dan lampiran
Buka tindakan kirim dari dokumen untuk menampilkan KIRIM DOKUMEN.
Pilih Kanal pengiriman: Email atau WhatsApp. Untuk WhatsApp, pilih channel yang terhubung.
Isi Kepada dan periksa setiap penerima. Nomor WhatsApp menggunakan format internasional, misalnya diawali +62 untuk Indonesia.
Isi Subjek untuk email dan tulis pesan. Anda dapat memakai Template pesan lalu mengedit hasilnya.
Buka Pratinjau dokumen dan pastikan Lampirkan dokumen aktif jika PDF perlu dikirim.
Gunakan draft AI atau jadwal
Bantu tulis dengan AI dapat menyiapkan pesan dari konteks dokumen dan instruksi Anda. Pilih Buat pratinjau · pakai kredit AI, baca hasilnya, lalu gunakan Gunakan hasil ini hanya jika isi sudah sesuai.
Pada Waktu pengiriman, pilih pengiriman sekarang atau isi tanggal dan jam jika perlu dijadwalkan.
Periksa zona waktu yang ditampilkan agar jadwal sesuai maksud Anda.
Tinjau kembali penerima, pesan, lampiran, dan waktu, kemudian konfirmasikan tindakan kirim.
Membuka composer, membuat draft AI, atau menyimpan template belum menjadwalkan pengiriman. Pesan baru masuk antrean setelah tindakan kirim dikonfirmasi.
Pantau riwayat pengiriman
Periksa riwayat pada dokumen untuk melihat antrean dan hasil pengiriman. Anda dapat membatalkan job yang belum mulai mengirim sesuai izin akun.
Status terkirim menunjukkan layanan pengiriman telah menerima pesan, bukan jaminan penerima sudah membaca atau email masuk kotak utama. Jika status tidak dapat dipastikan, periksa layanan email atau WhatsApp sebelum memutuskan mengirim ulang agar pelanggan tidak menerima pesan ganda.